Santapan Harian Keluarga

Aku beda, bolehkan?

Kisah dalam nas ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi gereja sepanjang segala abad dan tempat untuk belajar berbeda secara dewasa dan bertanggung jawab. Yang menarik untuk diamati adalah adalah bahwa Paulus dan Barnabas mampu melihat pokok permasalahan secara objektif dan melokalisir perselisihan tajam, sehingga tidak merambah ke pribadi ataupun pelayanan mereka. Perselisihan yang terjadi di antara mereka tidak menghambat pelayanan mereka dan merugikan jemaat. Sebaliknya pelayanan mereka berdua pun tetap memberikan berkat bagi jemaat-jemaat yang dilayani. Bahkan berpisahnya Paulus dan Barnabas memungkinkan terbentuknya 2 tim pelayanan yang solid, yang dipimpin oleh orang-orang yang berdedikasi dan bermotivasi tinggi bagi injil. Dan bagi kita yang masih terus setia melayani, berbeda pendapat itu boleh saja. Asalkan perbedaan itu tidak membuat kita menjadi orang yang pasif untuk tidak lagi melayani melainkan dengan perbedaan yang ada memampukan untuk bersama di dalam Tuhan menyatakan injil kebenaran Allah bukan hanya dalam kata melainkan juga dalam perbuatan. Karena dengan begitu jemaat pun akan semakin bertumbuh di dalam kasih karunia Allah.

Doa: Janganlah perbedaan menghambat pelayanan dan pemberitaan injil kebenaranMu Ya Tuhan. Amin
Share this Post: