Santapan Harian Keluarga

Belas Kasihan Tuhan Tak Terbatas

Baan hari ini menceritakan tentang sejarah perjalanan umat Israel dari Mesir ke Tanah Perjanjian. Selama perjalanan, mereka sering kali memberontak terhadap Tuhan. Seharusnya karena pemberontakan itu mereka dibinasakan, namun Tuhan tidak menunjukan amarah dan dendam-Nya (ay.17). Tuhan memberikan mereka kesempatan untuk bertobat dan mengubah hidup mereka. Inilah sifat belas kasih Tuhan yang menginginkan keselamatan umat-Nya dan memberikan kesempatan untuk pertobatan. Belas kasihan Tuhan ini, harusnya menjadi lonceng pengingat bagi kita atas setiap pelanggaran dan dosa yang pernah kita lakukan seperti halnya umat Israel. Kasih Tuhan itu selalu memulihkan dan tidak pernah dibiarkannya kita binasa. Tuhan masih memberikan peluang bagi kita untuk mengakui kesalahan, kembali kepada-Nya mencari pengampunan, alu bertobat dan mengubah hidup. Berbahagialah kita yang mau bersandar dan percaya kepada Tuhan, sebab kekuatan dan semangat baru akan kita terima serta mampu memaafkan orang lain yang melakukan kesalahan kepada

Doa: Terima kasih atas belas kasihanMu bagi kami yang berdosa ini ya Tuhan, Amin
Share this Post: